Hoki Lapangan adalah permainanhoki yang dimainkan dengan menggunakan bola di atas lapangan atau rumput, atau lapangan rumput sintetis. Permainan ini sangat popular sekali dimainkan oleh lelaki dan wanita di sejumlah negara-negara di dunia, terutama negara-negara di Eropa, India, Pakistan, Australia, New Zealand, Afrika Selatan dan Asia Selatan. Di negara USA dan Kanada, olahraga ini sangat menonjol dimainkan oleh wanita.
Untuk materi ini mempunyai 2 Kompetensi Dasar yaitu:
Kompetensi Dasar :
Mempraktikkan rangkaian senam lantai tanpa alat serta nilai percaya diri, kerja sama, disiplin, keberanian, dan keselamatan
Mempraktikkan beberapa rangkaian senam lantai , serta nilai keberanian, kedisiplinan, keluwesan dan estetika
Senam Lantai
A. Jenis-jenis Gerakan Senam Lantai 1. Guling Depan (Forward Roll) Guling depan adalah guling yang dilakukan ke depan. Adapun langkah-langkah untuk melakukan guling ke depan adalah sebagai berikut. a. Berdiri tegak, kedua tangan lurus di samping badan. b. Angkat kedua tangan ke depan, bungkukkan badan, letakkan kedua telapak tangan di atas matras. c. Siku ke samping, masukkan kepala di antara dua tangan. d. Sentuhkan bahu ke matras. e. Bergulinglah ke depan. f. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut. g. Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak. 2. Guling Belakang (Backward Roll) Langkah_langkah guling belakang bulat yaitu sebagai berikut. a. Jongkok, tekuk kedua siku tangan menghadap ke atas di dekat telinga, dagu dan lutut tarik ke dada. b. Guling badan ke belakang hingga bahu menyentuh matras, lutut dan dagu tetap mendekat dada, telapak tangan di dekat telinga. c. Bahu menyentuh matras, kedua telapak tangan menyentuh matras, gerakkan kaki untuk dejatuhkan ke belakang kepala. d. Jatuhkan ujung kaki ke belakang kepala. e. Dorong lengan ke atas. f. Jongkok dengan lengan lurus ke depan. 3. Gerakan Lenting Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lenting tengkuk adalah sebagai berikut. a. Sikap Awal Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan diangkat lurus ke atas. Sambil membungkukkan badan, tetakkan kediua tangan di matras kira-kira satu langkah dari kaki. Setelah itu letakkan tengkuk di antara kedua tangan sambil mengambil sikap guling depan. Kedua kaki dijaga agar tetap lurus. b. Pelaksanaan Ketika posisi untuk guling depan tercapai, segeralah mengguling ke depan. Saat tubuh sudah berada di atas kepala, kedua kaki segera dilecutkan lurus ke depan sambil dibantu oleh kedua tangan yang mendorong badan dengan menekan matras. Lecutan ini meyebabkan badan melenting ke depan. c. Sikap Akhir Ketika layangan selesai, kedua kaki segera mendatar. Badan tetap melenting dan kedua lengan tetap terangkat lurus. Akhirnya , berdiri tegak. 4. Sikap Kayang Caranya adalah sikap berdiri membelakangi matras dengan kedua kaki agak dibuka dan kedua tangan diayunkan ke belakang, ke atas secara perlahan hingga kedua telapak tangan menempel pada matras. Kemudian secara perlahan berdiri tegak 5. Sikap LilinSikap lilin adalah tidur terlentang, dengan dilanjutkan mengangkat kedua kaki lurus ke atas (rapat) bersama-sama. Pinggang ditopang oleh kedua tangan, sedangkan pundak teta menempel pada lantai.
Sepak bola dalam bentuknya sekarang telah melewati proses sejarahnya dengan melalui tingkat perkembangan yang menarik baik dari segi teknik taktik peraturan maupun sistim yang berlaku Mengenai siapa pencipta dan dari mana asal permainan ini maka para ahli sejarah belum ada kesatuan pendapat sebab dari peninggalan-peninggalan baik berupa dokumen maupun berwujud gambar relief maka sepak bola ini agaknya sudah tua dimainkan walau dalam bentuk serta pelaksanaan yang jauh lebih sederhana dibanding dengan sepakbola sekarang. Sebagai bukti di tiongkok pada jaman dinasti Han 1000 SM telah ada yaitu yang disebut Tsu Chui demikian juga di Yunani,india Romawi,Mesir bahkan suku Indian di Amarika. Namun Negara yang mendapat kehormatan sebagai cikal bakal tempat lahir sepak bola modern adalah INGGRIS serta ditandai berdirinya"The Foot Ball Association" yang sekaligus mensponsori pembuatan peraturan yang mulai digunakan pada tahun 1863.Sejak itu lahirlah sepak bola modern yang makin sempurna sejalan dengan tuntutan kemajuan dalam bidang organisasi berdirilah pada tahun 1904 Federation International de Foot Ball Association (FIFA) Yang merupakan federasi sepak bola dunia dan dalam kegiatannya kemudian pada tahun 1930 untuk pertama kalinya mengadakan kejuaraan dunia sepak bola atau lebih dikenal sekarang dengan JULIES RIMET CUP yang diadakan tiap 4 tahun sekali( PIALA DUNIA SEPAKBOLA) Di Indonesia berkembang pesat permainan sepakbola ini dan diorganisir dalam wadah P.S.S.I Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia yang berdiri pada tahun 1930 di Yogyakarta dengan ketua umum nya pertama Ir.SURATIN (Suratin Cup adalah kejuaraan sepak bola yunior PSSI untuk menghormati jasa beliau) dan Pada tahun 1952 PSSI resmi menjadi anggota FIFA sehingga pada OLIMPIADE ke XVI di Melbourne Australia tahun 1956 team kesebelasan Indonesia menahan imbang kesebelasan raksasa Rusia dengan Skor 0-0 oleh team Anwar Ramang dan kawan-kawan. 1. Jumlah pemain 11 orang 2. Bola dari kulit lingkar 62-71 cm dengan berat 396 gram sampai 453 gram 3. Lama permainan dua babak masing masing 45 menit dengan waktu istirahat 5 menit 4. Pemimpin pertandingan seorang wasit dibantu 2 penjaga garis 5. Ukuran lapangan Maksimum 90mx120m minimum 64m x 100m 6. Tanda batas lapangan garis putih dibuat dari kapur dengan lebar 12 cm , tiang sudut 1,5m 7. Titik Tendangan hukuman /penalty 11m diukur dari belakang garis gawang 8. Tinggi gawang 2,44m dan Lebar gawang 7,32 diukur dari sisi dalam kedua tiang POLA adalah strategi untuk penempatan posisi pemain sesuai dengan keahliannya untuk mencapai kemenangan dengan efektif dan efisien. contoh pola pada sepakbola *pola 2-3-5 *pola 4-2-4 *pola 2-4-4 *pola 3-2-5 PIALA YULIES RIMET ( WORLD CUP) SEPAKBOLA DARI MASA KEMASA PIALA DUNIA KE 1 1930 di URUGUAY juaranya URUGUAY PIALA DUNIA KE 2 1934 di ITALIA juaranya ITALIA PIALA DUNIA KE 3 1938 di PERANCIS Juaranya ITALIA PIALA DUNIA KE 4 1950 di BRAZIL Juaranya URUGUAY PIALA DUNIA KE 5 1954 di SWIS Juaranya JERMAN BARAT PIALA DUNIA KE 6 1958 di SWEDIA Juaranya BRAZIL PIALA DUNIA KE 7 1962 di CHILI Juaranya BRAZIL PIALA DUNIA KE 8 1966 di INGGRIS Juaranya INGGRIS PIALA DUNIA KE 9 1970 di MEKSIKO Juaranya BRAZIL PIALA DUNIA KE 10 1974 di JERBAR Juaranya JERMAN BARAT PIALA DUNIA KE 11 1978 di ARGENTINA Juaranya ARGENTINA PIALA DUNIA KE 12 1982 di SPANYOL Juaranya ITALIA PIALA DUNIA KE 13 1986 di MEKSIKO Juaranya ARGENTINA PIALA DUNIA KE 14 1990 di ITALIA Juaranya JERMAN BARAT PIALA DUNIA KE 15 1994 di A S Juaranya BRAZIL PIALA DUNIA KE 16 1998 di PERANCIS Juaranya PERANCIS PIALA DUNIA KE 17 2002 di KOREA & JEPANG Juaranya BRAZIL PIALA DUNIA KE 18 2006 di JERMAN Juaranya ITALIA PIALA DUNIA KE 19 2010 di AFRIKA SELATAN Juaranya SPANYOL PIALA DUNIA KE 20 2014 di BRAZIL Juaranya.....?
LIGA SEPAKBOLA INGGRIS : BARCLAYS PREMIER LEAGUE SPANYOL : PREMERA DIVISION ITALIA : SERIE A JERMAN : BUNDESLIGA ARGENTINA : PRIMERA A JEPANG : J-LEAGUE INDONESIA : LIGINA MESIR : EGYPTIAN LEAGUE PERANCIS : LIGUE 1 ORANGE BRASIL : SERIE A AMERIKA : MLS ARAB SAUDI : SAUDI LEAGUE PORTUGAL : LIGA BWIN.COM MALAYSIA : SUPER LEAGUE SKOTLANDIA: CLYSDESDALE BANK PREMIER LEAGUE RUMANIA : LIGA I BELANDA : EREDIVISIE MEKSIKO : 1a DIVISION TURKI : TURKCELL SUPER LIG CEKO : 1.GRAMBINUS LIGA YUNANI : SUPER LEAGUE
Senam irama sangat menarik untuk dipelajari karena mengandung unsur gerakan yang sangat indah dengan diiringi music. Untuk melakukan gerakan dalam senam irama, diperlukan kelenturan, keseimbangan, keluwesa, fleksibilitas, kontinuitas, dan ketepatan dengan irama.
Kita perlu menguasai gerakan pada senam irama agar mencapai gerakan yang serasi dan bermanfaat bagi jasmani dan rohani. Hal itu sesuai dengan tujuan senam, yaitu untuk membentuk keindahan tubuh, kebugaran, dan kekuatan.
Senam irama merupakan rangkaian gerak senam yang dilakukan dengan gerakan langkah-langkah serta ayunan lengan dan sikap badan dengan diiringi suatu irama atau music.
Tuesday, 16 February 2010
Tugas Mandiri Penjas - Orkes kelas XI
SMANSA
Mencatat materi pelajaran baik praktik maupun Teori yang sudah dipelajari sebelumnya dalam buku khusus Olahraga
Dikumpulkan setiap selesai materi pelajaran / minggu.
Thursday, 11 February 2010
Permainan Sepak Bola Tujuan bermain sepak bola adalah memasukan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang tersebut agar tidak kemasukan bola. Sejarah Sepak Bola - Sampai sekarang belum jelas siapa dan dari mana pencipta permainan olahraga ini - Pada tahun 1863 lahirlah peraturan sepak bola modern Peraturan Pertandingan sepak bola lapangan sepak bola Panjang lap = 100 - 110 m Lebar lap = 64 - 75 m Tinggi gawang = 2,44 m Lebar gawang = 7,32 m Lingkar tengah beradius = 9,15 m
Durasi pertandingan :
a. 2 X 45 menit waktu istirahat 15 menit
Teknik Dasar : 1. Teknik tanpa bola : lari, jalan, mencari tempat kosong untuk menerima bola umpan. 2. Teknik dengan bola : - menendang - menahan bola - menggiring bola ( dribbling ) - menyundul bola ( heading ) - melempar bola ( Throw-in ) - Menjaga Gawang
Teknik Dasar dalam Permainan Sepak Bola dan Cara Melakukannya
Teknik Dasar Sepak Bola – Seperti yang kita ketahui, bahwasannya sepak bola adalah jenis olahraga yang mengandalkan kecepatan, kemampuan, dan strategi. Agar bisa bermain sepak bola dengan baik, kamu harus menguasai teknik dasar dalam permainan sepak bola.
Sumber: pinterest.com
Kalau kamu hanya mengandalkan kemampuan tubuh, serta kecepatan tanpa mempelajari teknik dasar permainan sepak bola, maka kamu akan mendapatkan kesulitan dalam bermain sepak bola.
Maka dari itu, di artikel ini, kita akan membahas mengenai teknik dasar sepak bola dan penjelasannya secara lengkap dan jelas agar kamu menjadi pemain sepak bola yang handal.
Ok, berikut ini beberapa teknik dasar dalam permainan sepak bola yang harus kamu kuasai untuk menjadi pemain sepak bola yang hebat…
Teknik Dasar Sepak bola
Teknik dasar dalam permainan sepak bola yang harus dikuasai oleh pemain sepak bola di antaranya:
Menggiring bola (dribbling), yaitu teknik mendekati jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan.
Menendang bola (kicking), yaitu teknik menendang dan menembak ke arah gawang lawan.
Mengumpan bola (passing), yaitu teknik mengoper bola ke teman satu tim.
Menghentikan bola (stopping), yaitu teknik menghalau bola yang terlalu kuat ditendang.
Menyundul bola (heading), yaitu teknik menerima umpan bola yang melayang dari atas.
Merebut bola (intercepting), yaitu teknik mengambil/merampas bola dari lawan.
Menyapu bola (sliding tackle), yaitu teknik merampas bola dengan men-sliding pemain lawan.
Lemparan ke Dalam (trow-in), yaitu teknik melempar bola ke dalam ketika bola keluar lapangan.
Menangkap bola (goal keeping), yaitu teknik mempertahankan gawang agar tidak kemasukan.
Untuk penjelasan lebih lengkap dan langkah-langkah dalam melakukan teknik dasar permainan sepak bola di atas, silahkan baca selengkapnya di bawah ini:
1. Teknik Dasar Menggiring Bola (Dribbling)
Menggiring bola ialah gerakan membawa bola yang dilakukan dengan menggunakan kaki untuk menuju daerah tim lawan dan menerobos pertahanan pemain lawan.
Kemampuan dalam menguasai teknik dasar menggiring bola mutlak diperlukan oleh seorang pemain yang baik, karena dribble atau menggiring bola termasuk skill individu yang mesti dikuasai oleh setiap pemain. Ketika dalam permainan kamu tidak mendapatkankan teman yang dapat dioper, kamu harus menggiring atau men-dribble bola tersebut.
Begitu juga ketika kalau kamu memberikan operan akan menyebabkan offfside, kamu mungkin saja harus menggiringnya sendiri.
Berdasarkan situasinya, dribble atau menggiring bola dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Closed dribbling, yaitu teknik menggiring bola yang dilakukan dengan mengontrol penuh bola ketika bola sedang tidak benar-benar aman dari pemain lawan. Dalam teknik ini, bola tidak bisa ada lebih dari 1 meter di depan kaki kita.
Speed dribbling, yaitu teknik menggiring bola yang dilakukan dengan menendang bola ke depan, lalu kita mengejarnya dengan berlari secepatnya. Tapi, syaratnya kita harus benar-benar bebas dari desakan pemain lawan.
Kalau kamu mau membawa bola dengan cepat ke daerah yang kosong atau tidak ada lawan, lakukanlah speed dribbling, yaitu dengan menendang bola lalu mengubernya.
Tapi, kalau kamu membawa bola di dekat atau di sekitar lawan, maka lakukanlah closed dribbling, yaitu dengan selalu melindungi bola agar tidak terlalu jauh atau tidak lebih dari 1/2 meter di depanmu.
Dalam melakukan closed dribbling, janganlah kamu menaikkan kecepatan dengan cara melebarkan langkah kaki, atau mendorong bola lebih jauh ke depan. Tapi, tingkatkanlah frekuensi langkah kakimu.
Nah, kembali ke teknik dasar menggiring bola, setidaknya ada 2 teknik atau cara menggiring bola yang harus kamu kuasai, yaitu menggiring bola menggunakan punggung kaki bagian luar dan menggiring bola dengan punggung kaki bagian dalam.
Berikut ini penjelasan tentang cara menggiring bola dalam permainan sepak bola:
Teknik menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Sesuai dengan namanya, teknik ini menggunakan kaki bagian dalam sebagai titik perkenaan kaki dengan bola ketika menggiring bola.
Berikut ini langkah-langkah menggiring bola dengan kaki bagian dalam:
Sikap awal
Sikap awal adalah berdiri menghadap ke arah gerakan dengan pandangan lurus ke depan.
Lengan dalam keadaan rileks dan diposisikan di samping badan.
Sedangkan pergelangan kaki diputar keluar dan dikunci.
Gerakan menggiring bola
Doronglah bola menggunakan kaki bagian dalam ke arah depan dengan posisi kaki agak dibuka ke depan dan kaki tumpu ikut bergerak.
Bola bergerak ke depan dengan bergulir di tanah.
Sikap Akhir
Hentikan bola menggunakan telapak kaki di bagian atas bola.
Berat badan ditumpukan pada kaki yang tidak digunakan untuk menggiring bola.
Pandangan mata ke depan.
Teknik menggiring bola dengan kaki bagian luar
Menggiring bola menggunakan kaki bagian luar pada dasarnya sama dengan gerak dasar menggiring bola dengan kaki bagian dalam. Yang membedakannya adalah titik perkenaan kaki dengan bola.
Berikut ini langkah-langkah menggiring bola dengan kaki bagian dalam:
Sikap awal
Gerakan ini diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan dan pandangan ke depan.
Kedua lengan di posisikan di samping badan agak terentang.
Sedangkan pergelangan kaki diputar ke dalam dan dikunci.
Gerakan menggiring bola
Doronglah bola dengan kaki bagian luar ke arah depan dalam posisi agak terangkat dari tanah.
Bersamaan dengan itu, kaki tumpu ikut bergerak.
Berat badan ditumpukan di kaki yang tidak digunakan untuk menggiring bola.
Bola bergerak ke depan di permukaan tanah tidak jauh dari kaki.
Sikap akhir
Hentikanlah bola menggunakan telapak kaki di bagian atas bola.
Tumpukan berat badan pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola.
Pandangan mata ke depan.
Teknik menggiring bola dengan punggung kaki
Yang ketiga, kita dapat menggiring bola dengan menggunakan punggung kaki sebagai titik perkenaan bola.
Berikut langkah-langkah menggiring bola dengan punggung kaki:
Sikap awal
Sikap berdiri menghadap arah gerakan.
Kedua tangan agak terlentang dan rileks.
Pandangan mata ke depan.
Gerakan menggiring bola
Bola didorong ke depan dengan punggung kaki.
Ujung kaki yang menyentuh bola menghadap ke tanah.
Bola bergerak ke depan di permukaan tanah.
Sikap akhir
Hentikan bola menggunakan telapak kaki di bagian atas bola.
Tumpuan berat badannya pada kaki yang tidak digunakan untuk menggiring bola.
Pandangan mata ke depan.
Tips tambahan dalam menggiring bola
Agar kamu dapat menggiring bola dengan lebih baik, berikut ini beberapa tips yang perlu kamu perhatikan.
Pertama, jangan terlalu sering menggiring bola di sepertiga lapangan. Kamu bisa lebih leluasa menggiring di sepertiga lapangan lawan.
Kedua, ketika menggiring bola, kalau lawan membayangimu dari samping maka teknik berbalik (turning) seringkali bisa menolong kamu mengecohnya.
Ketiga, ketika ada lawan ketika kamu membawa bola di depanmu, sangatlah baik kalau kamu tidak terburu-buru mengumpankan bola, walaupun sebenarnya jarakmu dengan lawan masih jauh.
Tapi giringlah bola terlebih dahulu mendekati pemain lawan, serta di saat yang seakhir mungkin umpankanlah bola kepada temanmu, sehingga pemain lawan akan terlambat untuk menghadapi bola tersebut.
Tapi, kalau kamu terlambat dalam mengumpan, maka sangat mungkin sekali bola akan direbut dari kakimu.
Keempat, ketika menggiring bola, kalau pemain lawan menghadang di depanmu maka umpankanlah bola pada rekan atau lewatilah pemain lawan yang menghadang tersebut.
Ada banyak teknik yang bisa digunakan untuk melewati lawan, yang prinsipnya adalah untuk menyusahkan pergerakan lawan dalam menguber bola, mati langkah, salah antisipasi, atau kehilangan keseimbangan.
Di antara teknik-teknik itu yaitu matthews move, menggunting (scissors move), step over, cruyf move, melewatkan dibawah ke-2 kaki lawan (nutmeg move), berpura-pura ingin menendang (fake kick), berputar (spin move), mencungkil bola (sombrero move) serta elastico move.
Agar lebih jelas mengenai trik mengecoh ketika lawan menghadang, silahkan tonton video berikut ini:
Sebenarnya, kamu boleh saja kehilangan bola asalkan mendapatkan ganti yang layak untuk itu, seperti tendangan sudut, tendangan bebas, lemparan ke dalam, atau bahkan juga tendangan penalti.
Kelima, menggiring bola bisa dilakukan ke arah mana saja, termasuk ke arah belakang kalau dibutuhkan, misalnya untuk mencari serta memembentuk gabungan yang lebih baik.
Keenam, kalau temanmu yang sedang menggiring bola ada dalam kesulitan, cepatlah datang untuk menolongnya dengan cara mengambil posisi yang pas untuk dapat di beri umpan.
Ketujuh, beberapa pemain yang paling baik dalam menggiring dianjurkan untuk diletakkan di sayap, dengan harapan dapat menyibukkan beberapa pemain lawan sampai terpancing ke pinggir lapangan sehingga terbentuklah ruang longgar di dalam lapangan.
2. Teknik Dasar Menendang Bola (Kicking)
Secara umum, ada 7 teknik dalam menendang bola. Sebagian dari teknik-teknik itu kerap kita lakukan, tetapi sebagian yang lain memerlukan latihan tersendiri. Ketujuh teknik menendang bola itu di antaranya:
Menendang bola dengan sisi dalam kaki
Menendang bola dengan sisi luar kaki
Menendang bola dengan punggung kaki (kura-kura)
Menendang bola dengan punggung sisi dalam kaki
Menendang bola dengan tumit
Menendang bola dengan ujung jari kaki/sepatu
Tapi, karena artikel ini membahas tentang teknik dasar bermain sepak bola, maka hanya beberapanya saja yang akan saya paparkan di sini. Yaitu 3 teknik pertama dalam daftar di atas. Teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki.
Berikut ini penjelasan dan langkah-langkah dari teknik dasar menendang bola sesuai dengan kondisi yang mesti kamu kuasai untuk dapat menjadi pemain sepak bola yang handal:
Teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam
Berikut ini langkah-langkah mengenai teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam:
Berdiri dengan sikap tubuh menghadap ke arah bola.
Posisikan kaki kiri bertumpu di samping bola dengan lutut sedikit ditekuk.
Pastikan tubuh agak sedikit condong ke belakang.
Untuk keseimbangan, tekuk sedikit kedua tangan di samping badan.
Fokuslah ke arah bola dan pada sasaran tembakmu.
Bidiklah bola tepat di bagian tengahnya dengan bagian dalam dari kaki.
Kemudian, ayunkan kaki kanan dari belakang ke depan dan tendang bolanya dengan sasaran bola berada di bagian samping.
Setelah menendang, tumpu berat badan ke kaki kanan atau yang dipakai untuk menendang.
Mendarat dengan baik dengan mendahulukan kaki kanan tersebut.
Teknik menendang bola dengan kaki bagian luar
Teknik ini adalah tendangan yang menggunakan sisi bagian luar dari kaki, dan digunakan untuk menendang dengan jarak tempuh tendangan yang lebih dekat.
Berikut langkah-langkah menendang bola dengan kaki bagian luar:
Sikap awal tubuh adalah berdiri menghadap ke arah bola.
Kaki kiri atau yang menumpu tubuh diletakkan di samping bola yang akan ditendang.
Kedua tangan dirilekskan untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Kaki kanan atau yang digunakan untuk menendang bola sedikit diputar ke dalam.
Pandangan mata ke arah bola.
Ayunkan kaki yang digunakan untuk menendang bola ke arah depan.
Kaki bagian luar disentuhkan atau dikenakan pada bola.
Kemudian, geser atau condongkan berat badan ke bagian depan tubuh.
Teknik menendang bola dengan bagian punggung kaki
Menendang bola dengan kaki bagian punggung digunakan untuk jarak tempuh tendangan yang jauh.
Berikut langkah-langkah menendang bola dengan kaki bagian punggung:
Sikap awal tubuh berdiri menghadap bola.
Kaki kiri atau yang digunakan untuk menumpu diletakkan di samping bola dengan sedikit menekuk lutut.
Kedua tangan rileks untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Pandangan mata fokus ke arah bola.
Tekuk ke bawah pergelangan kaki yang akan digunakan untuk menendang bola.
Ketika menendang, tekuk menghadap ke depan lutut kaki kanan atau yang digunakan untuk menendang dan ayunkan dari belakang ke arah bola, kemudian sentuhkan kaki pada bola bagian belakang.
Setelah menendang, tumpukan berat badan ke bagian depan.
3. Teknik Dasar Mengumpan Bola (Passing)
Menguasai teknik mengumpan serta menerima bola merupakan hal yang juga penting dalam permainan sepak bola. Siapa yang tidak bisa melakukan passing atau umpan, sama saja dia tidak bisa bermain sepak bola.
Kenapa umpan? Karena mengumpan lebih efektif dari pada menggiring bola.
Berikut ini teknik mengumpan bolaberdasarkan sisi kaki yang digunakan:
Teknik mengumpan bola dengan kaki bagian dalam
Mengumpan bola dengan menggunakan kaki bagian dalam banyak dimanfaatkan untuk memberikan bola bola jarak pendek antara pemain satu dengan pemain lainnya.
Sikap awal
Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerak.
Letakkan kaki tumpu disamping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap arah gerakan.
Sikap kedua lengan disamping badan agak terlentang.
Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar ke luar dan dikunci.
Pandangan terpusat pada bola.
Gerakan mengumpan bola
Perhatikan kesiapan teman yang akan diberi bola.
Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola.
Tending bola dengan kaki bagian dalam tepat pada tengah-tengah bola.
Sikap akhir
Pindahkan berat badan ke kaki tumpu depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan.
Pandangan ke depan.
Teknik mengumpan bola dengan kaki bagian luar
Sikap awal
Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan bola.
Letakkan kaki tumpu disamping bola.
Sikap kedua lengan di samping badan dengan agak terlentang.
Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang digunakan menendang diputar dan dikunci.
Pandangan terpusat pada bola.
Gerakan mengumpan bola
Perhatikan kesiapan teman pasangan atau partner sudah siap atau belum menerima umpan bola.
Tarik kaki yang akan digunakan mengumpan ke belakang, lalu ayunkan ke depan kea rah bola bersamaan kaki diputar ke arah dalam.
Perkenaan kaki kea rah bola tepat pada tengah-tengah bola.
Sikap akhir
Bawa berat badan ke depan beramaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan.
Pandangan ke depan
Teknik mengumpan bola dengan punggung kaki
Mengumpan dengan menggunakan punggung kaki banyak digunakan untuk memberikan bola jarak jauh antara pemain satu dengan pemain yang lainnnya dan bola agak deras. Yang membedakan dengan mengumpan menggunakan kaki bagian dalam adalah berkenaan kaki dengan bola.
Sikap awal
Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan.
Letakkan kaki tumpu disamping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap gerakan.
Sikap kedua lengan disamping badan agak terlentang.
Pergerakan kai yang akan digunakan menendang ditarik ke belakang dan dikunci.
Pandangan terpusat pada bola.
Gerakan mengumpan bola
Perhatikan kesiapan teman sudah siap atau belum menerima umpan bola.
Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola.
Perkenaan kaki tepat di tengah-tengah bola.
Sikap akhir
Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan.
Pandangan ke depan.
Perlu diperhatikan juga bahwa pembawa bola yang baik senantiasa mengumpan bola sebelum dia ‘mentok’. Jadi jangan kalau sudah ‘mentok’, baru mengumpankan bolanya. Sebab kalau begitu, umpan bolanya tentu menjadi ‘tidak enak’.
Beberapa kesalahan dalam mengumpan bola yang harus dihindari:
Laju bola tidak sesuai dengan jarak passing.
Umpan bola tidak akurat.
Mengumpan padahal saatnya untuk menembak.
Kontrol bola kurang maksimal.
Mengumpan tidak mesti selalu tepat ke orangnya. Contohnya ketika dalam situasi berikut ini:
Kalau teman kita sedang berlari, kita memberinya umpan pada ruang kosong didepannya.
Jika kita ingin teman kita merangsek ke depan dalam waktu yang lebih cepat, kita memberinya umpan pada ruang kosong didepannya sehingga ia berlari kedepan untuk mengejar bola tersebut.
Saat melakukan umpan terobosan.
Menerima bola tidak selalu harus menghentikannya. Tapi bisa juga dengan…
Langsung diarahkan pada teman.
Diarahkan ke arah kita akan berlari membawa bola, sehingga lebih hemat waktu.
Diarahkan ke tempat kosong yang menjauh dari lawan terdekat untuk mengurangi penjagaan pada diri kita.
Passing bola pun terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Umpan 1-2 (wall pass)
Umpan terobosan (through pass)
Umpan silang (crossing)
Umpan diagonal
4. Teknik Dasar Menghentikan Bola (Stopping)
Menghentikan bola adalah salah satu teknik dasar dalam permainan sepak bola yang penggunaannya bersamaan dengan teknik menendang bola.
Tujuan dari menghentikan bola adalah untuk mengontrol bola, yang di dalamnya juga termasuk untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan mempermudah untuk melakukan passing.
Ada beberapa cara untuk menghentikan bola. Yaitu dengan kaki bagian dalam, luar, telapak kaki, punggung kaki, dengan dada, paha, dan dengan perut. Berikut penjelasan dan cara melakukannya:
Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian dalam
Sikap awal
Diawali dengan sikap menghadap arah datangnnya bola dan pusatkan pandangan ke arah gerakan bola.
Putar pergelangan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah luar dan dikunci.
Gerakan menghentikan bola
Julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola.
Tarik kembali ke belakang mengikuti arah gerakan bola saat bola mengenai kaki bagian dalam, hingga gerak bola tertahan dan berhenti di depan badan.
Sikap akhir
Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan.
Pandangan ke depan.
Teknik menghentikan bola dengan kaki bagian luar
Sikap awal
Berdiri menghadap arah gerakan bola
Letakkan kaki tumpu di samping bola.
Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
Pergelangan kaki yang akan digunakan menghentikan diputar ke dalam dan dikunci.
Pandangan terpusat pada bola.
Gerakan menghentikan bola
Tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, saat bola menyentuh kaki bagian luar
Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola
Sikap akhir
Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan
Pandangan ke depan
Teknik menghetikan bola dengan punggung kaki
pada umumnya mengontrol bola dengan punggung kaki dilakukan apabila bola datangnya dari udara. Cara menghentikan bola dengan punggung kaki adalah sebagai berikut:
1. Pemain bergerak ke arah bola 2. Tepat dibawah bolayang sedang melambung, angkatlah kaki ke depan atas yang digerakkan untuk menghentikan bola dengan punggung kaki 3. Tahanlah bola dengan menggunakan punggung kaki dengan sedikit sentuhan atau tarikan 4. Bola jatuhkan diantara kedua kaki.
Teknik menghentikan bola dengan telapak kaki
Sebelum mengontrol dan menghentikan bola dengan telapak kaki, pemain harus menyongsong datangnya bola. Pada saat bola datang pemain menyongsong dengan telapan kaki dibuka, kemudian telapak kaki diterik ke belakang bersamaan dengan datangnya bola.
Teknik menghentikan bola dengan paha
bola dapat dihentikan dengan paha apabila bola datang melayang dari atas atau dari depan. Cara menghentikan bola menggunakan paha adalah sebagai berikut:
1. Perhatikan bola yang sedang melayang diudara dengan cermat 2. Posisikan badan bergerak ke depan atau ke belakang untuk menyongsong arah datangnya bola 3. Tempatkan tubuh dibawah datangnya bola dengan posisi seimbang 4. Angkatlah salah satu kaki yang akan digunakan untuk menghentikan bola. Tekuklah lutut hingga bidang datar menyongsong arah datangnya bola 5. Dengan sedikit sentuhan bola dihentikan dengan paha 6. Jatuhkan bola diantara kedua kaki
Teknik menghentikan bola dengan dada
Bola dihentikan dengan dada apabila bola datangnya melambung dari atas. Teknik menghentikan bola dengan menggunakan dada adalah sebagai berikut:
1. Perhatikan bola yang melayang dengan cermat 2. Maju atau mundur untuk memposisikan badan menjemput datangnya bola 3. Dalam posisi badan seimbang, dada dibuka lebar dan kedua tangan melebar 4. Tahan bola di dada dengan sedikit menarik dada kebelakang pada saat bola menyentuh dada 5. Jatuhkan bola diantara kedua kaki
Teknik menghentikan bola dengan perut
bola yang akan dihentikan dengan menggunakan perut adalah bola dengan posisi melayang di atas tanah. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Amati pergerakan bola dengan cermat 2. Bergeraklah untuk menyongsong datangnya bola 3. Tahanlah bola dengan menggunakan perut dengan tetap menjaga keseimbangan badan. Pada saat bola menyentuh perut, perut di tari sedikit ke belakang dan jatuhkan bola tepat diantara kedua kaki. Itulah beberapa teknik menghentikan bola dalam permainan sepak bola.
Untuk dapat menghentikan bola dengan beberapa teknik di atas, harus melalui latihan yang intensif dan menggunakan cara yang benar. Sebab untuk menjadi seorang pemain yang baik disamping mengetahui cara memainkan bola juga harus punya ketrampilan yang cukup yaitu melalui latihan yang disiplin dan ulet.
5. Teknik Dasar Menyundul Bola (Heading)
Tujuan menyundul bola dalam permainan sepak bola adalah untuk mengoper, mencetak gol, mematahkan serangan lawan, atau membuang bola. Banyak gol tercipta dalam permainan sepak bola dari hasil sundulan kepala. Pemain harus belajar untuk menyundul bola memakai dahi, bukan dengan ubun-ubun kepala.
Pemain juga harus sadar bahwa mereka yang akan menyundul bola, bukanlah bola yang mengenai mereka. Dilihat dari posisi badannya, menyundul bola dapat dilakukan sambil berdiri dan sambil meloncat/melompat.
6. Teknik Dasar Merebut Bola (intercepting)
Teknik dasar ini harus dilakukan bersama teman, karena sesuai dengan namanya, yaitu merebut bola dari kaki lawan. Kamu perlu belajar membaca gerakan lawan serta upayakan untuk membaca gerakan bola dari pada menghadap secara fisik lawan main.
Ketika kamu mendalami gerak tipu tanpa ada bola, kamu bisa juga mengaplikasikan gerak tipu untuk merebut bola dari lawan. Hal yang paling gampang dalam intercepting adalah menghadang laju bola yang diumpan dengan cara long pass.
7. Teknik Dasar Menyapu Bola (Sliding Tackle)
Sliding tackle ialah gerakan merebut bola yang sebenarnya cukup rawan untuk dilakukan, sehingga beresiko mendapatkan kartu pelanggaran. Teknik yang harus dipelajari yaitu meluncur dengan menjatuhkan badan ke rumput.
Kamu juga harus memperhatikan timing yang pas untuk melalukan sliding tackle, karena salah sedikit dalam memperkirakan waktu, dapat menghasilkan kartu dari wasit. Hal yang tidak diperbolehkan dalam melakukan sliding tackle adalah melakukannya dari belakang lawan, tackle dengan teknik menggunting, dan mengangkat kaki ke atas ketika melakukan tackle.
8. Teknik Dasar Menangkap Bola (Goal Keeping)
Teknik dasar menangkap bola hanya berlaku untuk kiper. Sudah pasti karena dalam permainan sepak bola, pemain tidak boleh menyentuh bola dengan tangan, kecuali penjaga gawang. Latihan umum yang perlu dilakukan adalah menangkap bola dari kanan atau kiri, bisa juga dengan tendangan pinalti.
9. Teknik Dasar Lemparan ke Dalam
Lemparan ke dalam terjadi kalau ketika permainan sepak bola sedang berlangsung, bola keluar dari lapangan permainan melewati daerah sisi lapangan. Kalau lemparan ini sudah dilakukan, permainan bisa dilanjutkan kembali.
Lemparan ke dalam dilakukan oleh pemain dari tim yang tidak menyentuh bola terakhir ketika bola keluar lapangan.
Berikut ketentuan lemparan ke dalam pada permainan sepak bola:
Bola dilempar oleh kedua tangan dan harus melewati atas kepala.
Kedua kaki harus tetap menempel atau menjinjit di tanah saat melempar bola.
Lemparan ke dalam dapat menjadi serangan yang berbahaya kalau dilakukan dengan perhitungan yang matang, terutama kalau terjadi di daerah pertahanan lawan.
Ketika melakukan lemparan ke dalam, ada 3 pilihan posisi kaki, yaitu kedua kaki sejajar rapat, salah satu kaki di depan atau di belakang, dan kedua kaki dibuka lebar.